Mari mengenal Handy Talkie
Bagi sebagian orang, handy talkie masih terasa kurang akrab di telinga.
Namun bagi teman-teman yang terlanjur ketagihan menggunakan perangkat
komunikasi ini, kadang kadang mengeluarkan uang banyak pun tidak dipikirkan.
Sudah sering terdengar ungkapan seseorang pengguna perangkat ini, kalimat
berikut : 'dahulu saya benci pada orang yang menghabiskan waktu berjam-jam hanya
sekedar berkomunikasi yang tidak penting, namun setelah mencoba
menggunakannya.......saya kadang begadang sampai larut malam'.
Penasaran dengan istilah Handy Talkie ?.
Saya mencoba mencari
definisi dari kedua kata tersebut, namun belum menemukan(mohon koreksi
teman-teman). Pada blog ini,saya mendefinisikan bahwa yang disebut dengan handy
talkie adalah 'alat elektronik untuk berkomunikasi dua arah secara langsung
menggunakan frekuensi VHF dan UHF yang bisa dijinjing dengan tangan'. Definisi
seperti ini mungkin yang terdekat untuk penyebutan alat komunikasi yang
digunakan oleh anggota organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia ataupun aparat
kepolisian. Dari hasil browsing saya, perangkat ini dibikin pertama kali oleh
motorola untuk angkatan perang amerika dengan menggunakan frekuensi AM.
Merk yang umum dijumpai
Ada beberapa merk Handy Talkie yang
umum dijumpai di Indonesia, diantaranya : ICOM, ALINCO, KENWOOD, YAESU,
OLINCA,STARCOM, MOTOROLA, WEIERWEI, VEV, FIRSTCOM, dan lain-lain. Masing-masing
merk memiliki seri yang membawa fitur-fitur tertentu dan dikeluarkan pada tahun
tahun tertentu. Dari segi penggunaan frekwensi, Handy Talkie terbagi menjadi 1
band , 1.5 band dan dual band. Handy Talkie jenis 1 band hanya bisa mendengar
dan mengirim suara di VHF, sedangkan 1.5 band bisa beroperasi di UHF sepanjang
mendengarkan, kemudian dual band memiliki kemampuan untuk mendengar dan mengirim
suara pada VHF dan UHF.Kebanyakan yang digunakan oleh teman-teman radio amatir
adalah HT yang beroperasi di frekwensi VHF(verry high frekwensi), sedangkan
aparat kepolisian menggunakan frekwensi UHF(ultra high frekwensi).
Sekarang tarif telpon murah,kenapa pakai Handy Talkie ?
Ada
beberapa hal yang tidak bisa ditandingi oleh telephone dalam manfaat dan biaya
penggunaan Handy Talkie. Beberapa yang bisa saya sampaikan adalah bahwa Handy
Talkie hanya membutuhkan arus listrik dan bisa langsung berhubungan dengan Handy
Talkie yang lain pada frekwensi yang sama, tidak dibutuhkan operator penghubung
dan membayar tarif komunikasi. Kemudian mengingat bencana gempa bumi jogjakarta
pada 26 mei 2006, pada saat itu beberapa station penyedia jasa komunikasi dengan
handphone tidak bisa digunakan. Listrik PLN tidak menyala dalam waktu 3
hari.Tersebar isu terjadinya tsunami di pantai selatan, hampir setiap malam
masyarakat memergoki pencuri. Hanya handy talkie milik aparat kepolisian dan
Repeater Pancar Ulang milik organisasi PANTAS-RESCUE( pantauan pantai selatan )
yang beroperasi menyampaikan informasi dari dan ke masyarakat.Hal lain yang
merupakan kelebihan dari Handy Talkie adalah bisa didengar oleh siapapun yang
berada pada frekwensi yang sama dalam wilayah jangkauan dari pengirim
suara.Untuk memperjelas bisa saya sampaikan melalui ilustrasi berikut : Pada
masing-masing pos polisi terkondisi 1 perangkat Handy Talkie dan 1 orang polisi.
Kemudian salah satu pos polisi menerima laporan adanya kejahatan ( misal : Mobil
malakukan tabrak lari ). Pos polisi yang menerima laporan segera menyampaikan
informasi tentang ciri-ciri mobilnya dan didengar oleh semua pos polisi pada
saat bersamaan. Setelah 15 menit berlalu, pos polisi yang lain melaporkan bahwa
pelaku sudah diketemukan. Kelebihan inilah yang diambil oleh teman-teman yang
bergabung dalam lembaga swadaya masyarakat yang bertujuan mengurangi resiko
bencana alam. Dengan disampaikannya informasi melalui Handy Talkie, masyarakat
bisa dengan cepat melakukan tindakan preventif.
Organisasi resmi pengguna Handy Talkie
Ada banyak sekali
organisasi pengguna Handy Talkie di seluruh Indonesia, bahkan dalam satu
kabupaten saja bisa terdapat lebih dari 5 organisasi ( ukuran Daerah Istimewa
Jogjakarta ). Namun di Indonesia hanya terdapat dua organisasi resmi yang
mewadahi pengguna Handy Talkie, yaitu :
1. RAPI = Radio Antar Penduduk
Indonesia.
2. ORARI = Organisasi Amatir Radio Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar