Selasa, 18 Februari 2014

Absen kelas

absen siswa

Ini dia janji saya yang kemarin, untuk tugas membuat coding absen kelas dan di suruh upload biar dapat nilai plus...
Buat guru saya, pak Suwitna, semoga bermurah hati untuk memberi saya nilai lebih.... hehehehehehe....
Sebelumnya saya berterima kasih kepada guru saya telah membimbing saya sejauh ini...
Jika ada kesalahan kata, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan
Terima kasih atas kunjungan anda di Blognya-Orang-Belog yang masih banyak kekurangan...
Tanpa basa-basi lagi, check-it-out...
Langsung saja ke-TKP...

 


ABSEN SISWA KELAS XII PSIA 3

SMA NEGERI 1 BEBANDEM

Jln. Raya Jungutan - Bebandem, Karangasem, Bali

No Nama Jenis Kelamin
1 Ade Ratmitayani Perempuan
2 Agus Awitama Laki-Laki
3 Andita May Utama Laki-Laki
4 Andriani Perempuan
5 Ani Aryani Perempuan
6 Anik Dita Dewi Perempuan
7 Ari Wistari Perempuan
8 Ariani Perempuan
9 Ayu Dwi Maheni Perempuan
10 Budi Sastrawan Laki-Laki
11 Dewi Saputri Perempuan
12 Dite Laki-Laki
13 Bagus Dwi Wikrama Laki-Laki
14 Eka Patmawati Perempuan
15 Eti Widayani Perempuan
16 Kariasih Perempuan
17 Mardiana Putra Laki-Laki
18 Menuh Ariani Perempuan
19 Murdani Perempuan
20 Pande Kadek Ani Perempuan
21 Pridanta Yudha Laki-Laki
22 Reynaldi Laki-Laki
23 Rustari Perempuan
24 Sri Handayani Perempuan
25 Sri Rahayu Perempuan
26 Sri Antari Perempuan
27 Sudiarta Laki-Laki
28 Sugiantari Perempuan
29 Sumardika Laki-Laki
30 Sumartini Perempuan
31 Sumiati Perempuan
32 Sumitri Febrayanti Perempuan
33 Suryani Perempuan
34 Vina Wahyuni Perempuan
35 Widyaningsih Perempuan
36 Wijana Laki-Laki
37 Yuni Perempuan

 

 

Terima kasih atas kunjungannya...

Senin, 17 Februari 2014

Daftar Oh Daftar...

 Karena tugas yang diberikan oleh guru saya adalah meng-upload daftar pelajaran kelas dan coding daftar absen, maka dengan ini, saya upload dulu tugas saya.... hehehehehe....
kayak pidato aja....





ini dia daftar pelajaran kelas saya...
semoga dapet nilai plus... hehehehe....






DAFTAR PELAJARAN KELAS XII PSIA 3
SMA NEGERI 1 BEBANDEM
SENIN
  • Upacara Bendera
  • Bhs.Inggris
  • Fisika
  • Seni Budaya

SELASA
  • Kimia
  • Sejarah
  • Matematika
  • Kewarganegaraan

RABU
  • Matematika
  • Bhs. Inggris
  • Fisika

KAMIS
  • Kimia
  • Budi Pekerti
  • Bhs.Indonesia
  • Bhs. Bali

JUMAT
  • Bhs. Indonesia
  • TIK
  • Biologi

SABTU
  • PENJASKES
  • Agama Hindu
  • Keterampilan TIK
  • Biologi

Kamis, 06 Februari 2014

Abjad Phonetic Radio Amatir

Setelah postingan tentang Ten Code, sekarang giliran abjad phonetic radio amatir, langsung saja ...


ini dia TKPnya ...

A     Alpha    
B     Beta    
C     Charlie   
D     Delta   
E     Echo    
F     Foxtrot   
G     Golf    
H     Hotel   
I     India    
J     Juliet   
K     Kilo    
L     Lima    
M     Mike
N     November
O     Oscar 
P     Papa
Q     Quebec
R     Romeo
S     Siera
T     Tango
U     Uniform
V     Victor
W     Whiskey
X     X-Ray
Y     Yankee
Z     Zulu

Ten Code'nya para Bricker'an RAPI

Karena kekurangan ide untuk posting di blog'nya orang belog, jadi inilah yang akan saya posting, yaitu Ten Code'nya RAPI, jika ada kesamaan kata ataupun kalimat, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya karena saya orang Belog, tanpa banyak basa basi lagi langsung saja ke TKP...


Ten Code (kode -10), seperti tertera berikut ini :

10 – 1 = Sulit didengar/Penerimaan buruk

10 – 2 = Didengar jelas/penerimaan baik

10 – 3 = Berhenti mengudara/memancar

10 – 4 = Benar/dimengerti

10 – 5 = Ada pesan untuk disampaikan

10 – 6 = Sedang sibuk, kecuali ada berita penting

10 – 7 = Mengalami kerusakan/tidak mengudara

10 – 8 = Tidak ada kerusakan/dapat mengudara

10 – 9 = Mohon diulangi

10 – 10 = Penyampaian berita selesai

10 - 11 = Berita terlalu cepat

10 - 12 = Mengundurkan diri karena ada tamu

10 – 13 = Laporan keadaan cuaca/jalanan

10 - 14 = Informasi

10 – 15 = Informasi sudah disampaikan

10 – 16 = Mohon dijemput /diambil di....

10 – 17 = Ada urusan penting

10 – 18 = Sesuatu untuk kita

10 – 19 = Bukan untuk anda

10 – 20 = Lokasi/posisi

10 – 21 = Kontak/hubungan melalui telepon

10 – 22 = Melapor langsung ke...

10 – 23 = Menunggu/stand by

10 – 24 = Selesai melaksanakan tugas

10 – 25 = Dapatkah dihubungi / kontak dengan...?

10 – 26 = Pesanan terakhir kurang diperhatikan

10 – 27 = Pindah kejalur/frekuensi/channel...

10 – 28 = Nama panggilan/call sign

10 – 29 = Waktu berhubungan/kontak habis

10 – 30 = Tidak mentaati peraturan

10 – 31 = Antena yang digunakan

10 – 32 = Radio check/laporan signal dan modulasi

10 – 33 = Keadaan darurat/Emergency

10 – 34 = Butuh bantuan, ada kesulitan di stasiun ini

10 – 35 = Informasi Rahasia

10 – 36 = Jam berapa waktu tepat

10 – 37 = Perlu mobil derek/ kran di...

10 – 38 = Perlu ambulan di....

10 – 39 = Pesan sudah disampaikan

10 – 40 = Perlu dokter

10 – 41 = Mohon pindah ke jalur/frekuensi./channel..

10 – 42 = Ada kecelakaan di....

10 – 43 = Kemacetan lalu lintas di..

10 – 44 = Ada pesan untuk anda

10 – 45 = Dalam jangkauan mohon melapor

10 – 46 = Memerlukan montir

10 – 50 = Mohon dikosongkan jalur/frekuensi/channel

10 – 60 = Apakah ada pesan selanjutnya?

10 – 62 = Tidak dimengerti,melalui telepon saja

10 – 63 = Tugas pekerjaan dilanjutkan di......

10 – 64 = Pekerjaan telah selesai/bersih

10 – 65 = Menunggu berita selanjutnya

10 – 67 = Semua unit setuju

10 – 69 = Pesanan telah diterima

10 – 70 = Kebakaran di.....

10 – 71 = Pesawat KRAP/Rig yang dipakai

10 – 73 = Kurangi kecepatan di....

10 – 74 = Tidak/negatif

10 – 75 = Menyebabkan/penyebab pengguna

10 – 76 = Dalam perjalanan menuju ke..

10 – 77 = Belum/tidak kontak

10 – 81 = Pesankan kamar di hotel...

10 – 82 = Pesankan kamar untuk...

10 – 84 = Nomor telepon

10 – 85 = Alamat

10 – 89 = Butuh montir radio

10 – 90 = Gangguan pesawat TV

10 – 91 = Berbicara dekat mike

10 – 92 = Pemancar perlu distel

10 – 93 = Apakah frekuensi sudah tepat?

10 – 94 = Berbicara agak panjang (lng call tune)

10 – 95 = Mengudara dengan signal setiap 5 detik

10 – 97 = Test jarum di pesawat ( check )

10 – 99 = Tugas selesai, semua selamat

10 – 100 = Akan ke kamar mandi

10 – 200 = Perlu Bantuan Polisi di ....

10 – 300 = Perlu Pemadam Kebakaran

10 – 400 = Perlu Bantuan TIBUM

10 – 500 = Perlu Bantuan Provost

10 – 600 = Perlu Bantuan Garnizun

10 - 700 = Perlu Bantuan S A R

10 – 800 = Perlu Bantuan P L N

Mengenal Handy Talkie

Mari mengenal Handy Talkie

Bagi sebagian orang, handy talkie masih terasa kurang akrab di telinga. Namun  bagi teman-teman yang terlanjur ketagihan menggunakan perangkat komunikasi ini, kadang kadang mengeluarkan uang banyak pun tidak dipikirkan. Sudah sering terdengar ungkapan seseorang pengguna perangkat ini, kalimat berikut : 'dahulu saya benci pada orang yang menghabiskan waktu berjam-jam hanya sekedar berkomunikasi yang tidak penting, namun setelah mencoba menggunakannya.......saya kadang begadang sampai larut malam'.

Penasaran dengan istilah Handy Talkie ?.
Saya mencoba mencari definisi dari kedua kata tersebut, namun belum menemukan(mohon koreksi teman-teman). Pada blog ini,saya mendefinisikan bahwa yang disebut dengan handy talkie adalah 'alat elektronik untuk  berkomunikasi dua arah secara langsung menggunakan frekuensi VHF dan UHF yang bisa dijinjing dengan tangan'. Definisi seperti ini mungkin yang terdekat untuk penyebutan alat komunikasi yang digunakan oleh anggota organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia ataupun aparat kepolisian. Dari hasil browsing saya, perangkat ini dibikin pertama kali oleh motorola untuk angkatan perang amerika dengan menggunakan frekuensi AM.

Merk yang umum dijumpai
Ada beberapa merk Handy Talkie yang umum dijumpai di Indonesia, diantaranya : ICOM, ALINCO, KENWOOD, YAESU, OLINCA,STARCOM, MOTOROLA, WEIERWEI, VEV, FIRSTCOM, dan lain-lain. Masing-masing merk memiliki seri yang membawa fitur-fitur tertentu dan dikeluarkan pada tahun tahun tertentu. Dari segi penggunaan frekwensi, Handy Talkie terbagi menjadi 1 band , 1.5 band  dan dual band. Handy Talkie jenis 1 band hanya bisa mendengar dan mengirim suara di VHF, sedangkan 1.5 band bisa beroperasi di UHF sepanjang mendengarkan, kemudian dual band memiliki kemampuan untuk mendengar dan mengirim suara pada VHF dan UHF.Kebanyakan yang digunakan oleh teman-teman radio amatir adalah HT yang beroperasi di frekwensi VHF(verry high frekwensi), sedangkan aparat kepolisian menggunakan frekwensi UHF(ultra high frekwensi).

Sekarang tarif telpon murah,kenapa pakai Handy Talkie ?
Ada beberapa hal yang tidak bisa ditandingi oleh telephone dalam manfaat dan biaya penggunaan Handy Talkie. Beberapa yang bisa saya sampaikan adalah bahwa Handy Talkie hanya membutuhkan arus listrik dan bisa langsung berhubungan dengan Handy Talkie yang lain pada frekwensi yang sama, tidak dibutuhkan operator penghubung dan membayar tarif komunikasi. Kemudian mengingat bencana gempa bumi jogjakarta pada 26 mei 2006, pada saat itu beberapa station penyedia jasa komunikasi dengan handphone tidak bisa digunakan. Listrik PLN tidak menyala dalam waktu 3 hari.Tersebar isu terjadinya tsunami di pantai selatan, hampir setiap malam masyarakat memergoki pencuri. Hanya handy talkie milik aparat kepolisian dan Repeater Pancar Ulang milik organisasi PANTAS-RESCUE( pantauan pantai selatan ) yang beroperasi menyampaikan informasi dari dan ke masyarakat.Hal lain yang merupakan kelebihan dari Handy Talkie adalah bisa didengar oleh siapapun yang berada pada frekwensi yang sama dalam wilayah jangkauan dari pengirim suara.Untuk memperjelas bisa saya sampaikan melalui ilustrasi berikut : Pada masing-masing pos polisi terkondisi 1 perangkat Handy Talkie dan 1 orang polisi. Kemudian salah satu pos polisi menerima laporan adanya kejahatan ( misal : Mobil malakukan tabrak lari ).  Pos polisi yang menerima laporan segera menyampaikan informasi tentang ciri-ciri mobilnya dan didengar oleh semua pos polisi pada saat bersamaan. Setelah 15 menit berlalu, pos polisi yang lain melaporkan bahwa pelaku sudah diketemukan. Kelebihan inilah yang diambil oleh teman-teman yang bergabung dalam lembaga swadaya masyarakat yang bertujuan mengurangi resiko bencana alam. Dengan disampaikannya informasi melalui Handy Talkie, masyarakat bisa dengan cepat  melakukan tindakan preventif.

Organisasi resmi pengguna Handy Talkie
Ada banyak sekali organisasi pengguna Handy Talkie di seluruh Indonesia, bahkan dalam satu kabupaten saja bisa terdapat lebih dari 5 organisasi ( ukuran Daerah Istimewa Jogjakarta ). Namun di Indonesia hanya terdapat dua organisasi resmi yang mewadahi pengguna Handy Talkie, yaitu :
1. RAPI = Radio Antar Penduduk Indonesia.
2. ORARI = Organisasi Amatir Radio Indonesia.

Jumat, 31 Januari 2014

Data Diri Pribadi

Nama : Budi Sastrawan I Komang.
Nama Panggilan : Mang Budi.
Alamat : Br. Dinas Tihingan Kangin, Bebandem, Karangasem, Bali.
Tempat/tgl lahir : Bebandem, 05 Desember 1995.
Hoby : Main Game Arcade, Racing, dan Adventure.
Cita - Cita : Tergantung Insting.